Daftar pedagang aset kripto OJK: cara memeriksa izin terbaru

OJK menerbitkan daftar resmi penyelenggara perdagangan aset keuangan digital termasuk aset kripto. Daftar itu perlu dibaca bersama tanggal pembaruannya karena status izin dapat berubah; OJK juga melaporkan perkembangan persetujuan baru pada 2026. Panduan ini menunjukkan cara mencocokkan nama badan hukum, aplikasi, dan kategori penyelenggara tanpa menganggap promosi platform sebagai bukti izin.

Temukan halaman resmi OJK

Mulailah dari situs Otoritas Jasa Keuangan dan buka bagian perizinan aset keuangan digital serta aset kripto. Periksa judul dokumen, tanggal posisi daftar, dan lampiran yang menyertainya. Hasil pencarian atau posting lama dapat mengarah ke versi yang sudah tidak terkini. Simpan tautan resmi dan tanggal ketika daftar terakhir dibuka.

Daftar OJK yang diperbarui pada 21 April 2026 memberi titik awal verifikasi. OJK juga menerbitkan informasi lanjutan tentang persetujuan pelaku industri, sehingga cocokkan dokumen daftar dengan berita terbaru dari otoritas.

Cocokkan badan hukum, bukan hanya merek

Nama aplikasi yang dikenal publik dapat berbeda dari nama perseroan yang tercantum pada izin. Buka syarat layanan, kebijakan privasi, atau informasi perusahaan untuk menemukan nama hukum lengkap. Kemudian cari nama tersebut pada daftar OJK dan bandingkan ejaan serta statusnya. Logo atau klaim “terdaftar” di halaman pemasaran saja tidak cukup.

Jika nama merek dan badan hukum tidak sama, periksa hubungan keduanya dari dokumen resmi. Jangan menganggap satu perusahaan dalam grup otomatis mencakup aplikasi lain atau layanan yang berbeda.

Pahami kategori dan status penyelenggara

OJK mencantumkan kategori pelaku, seperti pedagang aset keuangan digital dan infrastruktur pendukung. Izin suatu kategori tidak berarti semua layanan kripto otomatis disetujui. Baca keterangan dan tanggal keputusan dengan teliti, lalu cocokkan aktivitas platform—perdagangan, kustodian, atau fungsi lain—dengan lingkup yang dicatat.

Daftar dapat memuat entitas berizin dan calon penyelenggara yang statusnya berbeda. Gunakan istilah persis yang dipakai OJK dan jangan menyederhanakan keduanya menjadi satu label tanpa membaca penjelasannya.

Periksa tanggal pembaruan

Status perizinan dapat bertambah atau berubah. Jangan menggunakan PDF lama sebagai bukti bahwa platform masih berizin hari ini. Catat tanggal daftar, tanggal keputusan, dan pengumuman terakhir. Jika ada halaman yang berbeda, dahulukan sumber OJK yang terbaru dan jelaskan perbedaan tanggal saat menyampaikan hasil pemeriksaan.

OJK menerbitkan pembaruan berkala, termasuk informasi persetujuan sepanjang 2026. Karena itu, pencarian harus dilakukan ulang sebelum membuka akun atau mentransfer aset, bukan hanya saat artikel pertama kali ditulis.

Waspadai daftar palsu dan peniruan identitas

Penipu dapat menyalin nama, logo, alamat, atau nomor izin perusahaan yang sah untuk membuat situs tiruan. Ketik alamat OJK secara mandiri atau gunakan tautan dari kanal resmi; jangan mempercayai daftar yang dikirim lewat pesan pribadi. Periksa domain aplikasi dan badan hukum pada halaman layanan sebelum memasukkan data atau mengirim dana.

Jangan pernah membagikan kata sandi, kode OTP, private key, atau seed phrase kepada orang yang mengaku melakukan pemeriksaan izin. OJK tidak membutuhkan rahasia dompet untuk membantu memverifikasi nama penyelenggara.

Gunakan whitelist sebagai alat verifikasi

Whitelist membantu memastikan apakah entitas muncul dalam publikasi resmi, tetapi tidak menjamin keuntungan, bebas risiko, atau setiap token aman. Baca konteks daftar dan pengumuman OJK terkait pengawasan. Jika nama tidak ditemukan, jangan langsung menyimpulkan status hukum hanya dari mesin pencari; periksa apakah ada variasi nama perseroan dan tanyakan ke kanal resmi.

OJK juga menerbitkan regulasi pelaksanaan untuk perdagangan aset keuangan digital. Periksa aturan dan tanggal berlakunya agar informasi daftar tidak terlepas dari kerangka terbaru.

Simpan bukti pemeriksaan dan pertanyaan

Buat catatan berisi nama badan hukum, merek aplikasi, kategori status, nomor keputusan bila tersedia, tanggal akses, dan tautan dokumen. Jika ada perbedaan atau kolom tidak jelas, jangan isi kekosongan dengan asumsi. Minta klarifikasi tertulis dari penyelenggara dan cocokkan jawabannya dengan OJK sebelum mengirim dana.

Pencatatan memudahkan pemeriksaan ulang ketika daftar diperbarui atau muncul pemberitahuan baru. Simpan dokumen dari OJK, bukan tangkapan layar promosi perusahaan sebagai bukti utama.

Ingat batas perlindungan regulasi

Izin pengelola berkaitan dengan kepatuhan penyelenggara; hal itu tidak mencegah volatilitas harga, gangguan sistem, kesalahan pengguna, atau kerugian pasar. Pastikan memahami biaya, proses penarikan, penyimpanan aset, dan penanganan keluhan. Jangan menempatkan dana yang dibutuhkan untuk kebutuhan rutin pada aset yang nilainya dapat berubah cepat.

Artikel ini membantu mencari informasi publik, bukan saran investasi atau keputusan hukum untuk kasus tertentu. Jika status entitas tidak jelas, tunda transaksi sampai informasinya dapat dikonfirmasi dari sumber resmi.

Sumber: https://ojk.go.id/id/Fungsi-Utama/ITSK/Perizinan-ITSK-Aset-Keuangan-Digital-Aset-Kripto/Pages/Daftar-Penyelenggara-Perdagangan-Aset-Keuangan-Digital-Posisi-21-April-2026.aspx. Kunjungi juga Regulasi aset digital dan manajemen risiko dan artikel blog berbahasa Indonesia. Periksa kembali pembaruan dari sumber resmi sebelum menggunakan informasi ini.